
Rabu, 16 Mei 2007
Sebagai politisi muda, Idrus Marham terbilang sangat gigih. Pria kelahiran Sulawesi Selatan, 14 Agustus 1962 yang memulai kiprahnya saat menjadi Ketua Umum BKPRMI (Badan Kontak Pemuda dan Remaja Masjid se-Indonesia) di Masjid Istiqlal Jakarta ini, selalu saja mendapatkan tempat di mana dia berada. Selain cerdas, Idrus-yang menamatkan pendidikan sekolah dasarnya hanya dalam waktu empat tahun-memiliki semangat yang tinggi untuk menggapai cita-citanya.
Karena semangat dan perjuangannya yang keras, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar ini kemudian terpilih menjadi Ketua Umum KNPI. Dari sana pula ia kemudian dipercaya menjadi Wakil Presiden Pemuda Dunia hingga sekarang.
Dulu, kedekatannya dengan mantan Wakil Gubernur DKI Basofi Soedirman membawa Idrus ke kancah politik yang semakin dalam. Dia kemudian dipercaya menjadi Koordinator Forum Dinamika Jakarta (FDJ) dan saat Basofi Soedirman menjadi Gubernur Jatim, Idrus mengelola organisasi pemuda di Surabaya, Bravo Kaula Muda (BKM).
Idrus-yang dikenal sebagai tokoh pemuda-meski kini sibuk dengan sederet kegiatan politik dan mengajar di sejumlah perguruan tinggi, dia tetap saja meluangkan waktunya untuk organisasi pemuda sayap partai Golkar, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) bersama tokoh pemuda Yorrys Raweyai.
Sebagai politisi muda Partai Golkar, pemuda lajang ini berharap bisa membangun politik demokrasi yang sehat dan konseptual. Sebab, katanya, saat ini banyak orang yang memiliki kekuasaan tapi tidak punya konsep untuk menjalankannya. Akibatnya, kata Idrus, pemerintahan menjadi kurang stabil. (Kartoyo DS)